• Batik Bangkalan
    thumbnail
    Batik Bangkalan merupakan hasil kerajinan yang dibuat oleh pengrajin Batik   ... detail
    Rp. 150.000,00
    Keris
    thumbnail
    Keris dari madura memiliki dapur dan corak sendiri. keunikan dari   ... detail
    Rp. 5.000.000,00
  • Produk Lainnya ...
  • Loading ...
    Loading ...
    Loading ...
    Visitor Today
    Loading ...
    Loading ...
    Loading ...
    Loading ...
    Loading ...
    Loading ...
    Loading ...
    Visitor Map
    YM Admin
    yanktrias
    baongcoklat
    imamcholil
September 2010
M S S R K J S



1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

RSS Syndicate
icon
Madura Hari Ini
Dewan Panggil Camat Tragah
Selasa, 03 Maret 2009

BANGKALAN, pulau-madura.com. Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan memanggil Wibagio, Camat Tragah, Kabupaten Bangkalan, Selasa (3/3), terkait belum digelarnya pemilihan kepala desa (Pilkades) Tambin. Padahal, masa jabatan kades lama sudah habis sejak 6 bulan lalu.

Tidak hanya Camat Tragah saja yang dipanggil, Kepala Dinas Bappemas dan Pemdes Kabupaten Bangkalan, Siswo Irianto. Serta perwakilan masyarakat dari Desa Tambin. Dan dimoderatori Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Abd Razak Hadi.

H Rosul, salah seorang warga Desa Tambin mengatakan, pihaknya mendesak kepada pihak eksekutif (Camat dan Bappemas dan Pemdes) segera menggelar pilkades di desanya. Pasalnya, sudah 6 bulan tidak mempunyai kepala desa (Kades) yang baru pasca bahis masa jabatan yang lama.

“Kami hanya dipimpin Pjs kades, padahal sebagian besar warga Tambin menginginkan seorang kades yang baru supaya bisa menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik,” terang H Rosul saat audensi dengan pihak eksekutif dan legislatif di ruang Komisi A DPRD Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (3/3).

Rosul menambahkan, sudah tidak ada alasan lagi bagi pihak eksekutif untuk tidak menggelar pilkades di desanya. Pasalnya, panitai pilkades sudah terbentuk 6 bulan lalu oleh badan pemberdayaan desa (BPD).

Menanggapi hal itu, Camat Tragah, Wibagio mengatakan, belum digelarnya pilkades di Desa Tambin karena pembentukan penatianya tidak melalui prosedur alias cacat hukum. Sebab, saat pembentukan hanya dihadiri 3 anggota BPD. Seharusnya dihadiri 4 orang anggota BPD.

“Sehingga pelaksanaan pilakdes belum bisa segera digelar karena masih harus panitianya terlebih dahulu. Sebab panitia yang telah terbentuk tidak sah. Kami tidak ingin terjadi sesuatu di kemudian hari,” ungkap Wibagio.

Ia menambahkan, baru setelah panitia pilkades terbentuk, pihaknya akan menggelar pilkades Tambin. Menurut Wibagio, pihaknya telah menggelar 4 pilkades dari 18 desa yang ada di wilayahnya. Serta 3 Desa yang dalam proses dan 11 desa yang belum melaksanakan pilkades.

“Untuk Desa Tambin masuk aktegori dalam proses pelaksanaan pilkades,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Abd Razak Hadi mengatakan, pelaksanaan pilkades harus digelar ketika masa jabatan kades yang lama telah habis. Namun, harus mematuhi prosedur yang berlaku.

“Jika pembentukan panitia pilkades sudah dilakukan sesuai prosedur dan pihak eksekutif belum juga menggelar pilakdes maka masyarakat boleh melakukan demo lebih besar daripada yang kemarin,” tegas Razak.    

(Syaiful Islam)
Close
www.pulau-madura.com | Berita Terbaru
(Selasa, 03 Maret 2009) "SUMENEP, pulau-madura.com. Malang nian nasib Rembulan (nama samaran) siswi kelas 2 SMKN I Sumenep. Bagaimana tidak, masa depan wanita berusia 17 tahun ini hancur setelah keperawanannya dibobol sang pacar, Bripda Anton, mantan ajudan Kapolres Sumenep."